Seratus Dua Puluh Jam Membuang Cinta (Part 1)

Apa yang terlintas di pikiran ketika mendengar kata patah hati ? kebanyakan dari kita pasti menjawab soal putus cinta, perselingkuhan, ditolak, atau mungkin gagal merried. Ya, apa pun jawabannya sebenarnya sah – sah saja. Karena yang akan dibahas dalam artikel ini bukan soal kenapa kita patah hati tetapi tentang apa yang kita pikirkan saat mengalami patah hati dan bagaimana melaluinya. Dan ini murni perspektif pribadi dan dari bebrapa pengalaman teman, so semoga bermanfaat bagi anda yang membaca.

Seratus dua puluh jam membuang cinta adalah salah satu metode yang saya jalani untuk mengobati patah hati saya sama mantan. Kumpulan peristiwa dan kejadian yang membawa pada satu posisi berpikir baru pasca patah hati.

24 jam pertama

Satu jam pertama adalah saat – saat menegangkan dan sangat menentukan dalam menjalani step – step berikutnya. Karena saat – saat selama satu jam itulah rasa kecewa dan patah hati benar – benar hilang dan tidak terasa kesedihan sama sekali.  Semua rasa itu hilang begitu saja dan berganti rasa mual. Yap, anda tidak salah baca, itu memang rasa mual karena lama tidak melakukan perjalanan udara dengan pesawat terbang. Singkat cerita saat itu saya merasakan mabuk di 10 menti terakhir penerbangan dari Surabaya menuju Denpasar.

Suasana baru, orang – orang baru begitu menarik perhatian saya yang merubah rasa mual tadi menjadi rasa antusias yang tingg. Debur ombak pantai Kuta memberikan ketenangan batin yang cukup lama saya rindukan. Hingga kemudian perjalanan harus berlanjut menuju Ubud. Dan wow, 2 jam perjalanan yang cukup melelahkan terbayar dengan keindahan alam Ubud. Deretan petak – petak sawah menghampar sejauh mata memandang dan diselimuti udara sejuk yang mengusir segala penat pikiran siapa pun yang memandang.  Dan terakhir disambut dengan kamar hotel mewah yang tentu kenyamanannya jauh dia atas dibanding dengan harga yang harus dibayar.

24 jam pertama yang luar biasa dan semua panca indra merasakan sensasi yang hebat dan membahagiakan. Sehingga rasa sedih akibat patah hati sirna begitu saja. (Bersambung)

Advertisements

About josestrike21

Orang Indonesia

Posted on January 31, 2017, in Catatan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: