Tebal dan Keren

image

Hai kawan alurkayu, apa kabar ? senang bisa kembali menyapa kawan – kawan alurkayu lagi. Beberapa minggu libur mengirim postingan karena sedang ingin menyelesaikan membaca sebuah buku. Buku pertama yang saya baca sampai habis. Karena selama ini tidak hobi membaca jadi momen spesial jika berhasil membaca sampai habis. Nah, dipostingan kali ini saya akan berbagi pengalaman membaca buku itu pada kawan – kawan alurkayu. Setelah cukup lama memilih akhirnya pilihan jatuh pada buku karya Robert Gailbraith yang berjudul The Silkworm (ulat sutra). Buku bergenre detektif yang sama dengan film – film favorit saya, supaya nyaman membacanya. Kawan Alurkayu mungkin masih awam dengan nama Robert Gaibraith. Robert Gailbraith adalah nama samaran dari J.K. Rowling penulis best seller dunia novel Harry Potter. Novel The Silkworm dengan lima ratus tiga puluh dua halaman ini mengisahkan lanjutan  petualangan Commoran Strike, seorangng detektif swasta dan rekan kerjanya Robin Ellacot. Sang detektif kini mulai dikenal oleh publik London karena keberhasilannya memecahkan kasus pembunuhan model terkenal bernama Lula Landry pada novel pertama (The Cuckooo’s Calling). Klien – klien baru dan kaya berdatangan meminta bantuan jasa sang detektif. Hingga pada suatu ketika datang seorang wanita bernama Leonora Quine meminta jasa Commoran Strike untuk mencari suaminya yang pergi dari rumah dan tak kembali selama beberapa hari. Owen Quine sang suami yang hilang adalah penulis novel eksentrik London diketahui pergi dari rumah setelah bertengkar dengan sang agen. Setelah beberapa minggu keberadaanya tanpa kabar Owen Quine ditemukan terbunuh dengan kondisi mengenaskan. Tebal memang tapi setiap bagian novel ini begitu hidup dan mengalir. Penggambaran karakter – karakter dalam buku seperti Michael Fancour teman sesama penulis sekaligus sahabat Quine begitu nyata. Kepiawaian Siska Yuanita dalam menerjemahkan novel ini ke bahasa Indonesia sanagat membantu pembaca merasakan setiap adegan. Berkat terkemahan yang prima itu juga saya dapat mengambil beberapa baris yang bisa dijadikan Quote, misalnya

“Orang melembut hatinya hampir tanpa disadari – inilah yang terjadi seiring bertambahnya usia karena kemarahan sesungguhnya melelahkan…”

petikan dari beberapa baris di halaman 408 The Silkworm ini menggambarkan perasaan lelah karena lama bermusuhan dengan sahabat karibnya sesama penulis. Selain itu ada beberapa hal dalam hidup yang diangkat secara elegan dan diterjemahkan apik . Meskipun mengangkat tema detektif dengan pembunuhan sadis dan mengerikan sebagai genre, The Silkworm memuat banyak pelajaran hidup. Beberapa diantaranya adalah cinta dan dedikasi pekerjaan juga diselipkan seperti petikan berikut;

” Cinta itu fatanorgana… kita tidak saling mencintai; kita mencintai gagasan yang kita miliki tentang yang lain. Hanya sedikit manusia yang memahaminya ataupun sanggup merenungkannya. Mereka buta terhadap kemampuan imajinasi mereka sendiri. Semua bentuk cinta akhirnya adalah cinta kepada diri sendiri.” (The Silkworm halaman 248)

“……Beberapa orang memang tak bisa mengerti; paling banter pekerjaan berarti status dan gaji bagi mereka, tidak memiliki makna.”

(The Silkworm halaman 317) Selama membaca novel ini selain pelajaran – pelajaran hidup di atas, bagian yang menjelaskan nama dan kondisi jalan maupun tempat sempat membuat saya pusing. Saya kesulitan membayangkan tempat – tempat itu karena saya belum pernah ke London dan asing dengan lingkungan London yang diceritakan. Tapi diak perlu khawatir, sekarang ada Google yang membantu kita meng-imajinasikan setting cerita. Baiklah sekian dulu sharing pengalaman saya kali ini. Semoga bermanfaat untuk kawan alurkayu. Dan jangan lupa follow dan tulis komentar kawan alirkayu di alirkayu.wordpress.com terimakasih dan salam. Posted from WordPress for Android

Advertisements

About josestrike21

Orang Indonesia

Posted on June 18, 2015, in Ulasan and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: